Jumat, 29 Juni 2012

PENGALAMAN PRIBADI


PENGALAMAN PRIBADI



Saat saya masih di bangku SD kelas 6, saya mempunyai pengalaman pribadi yang saat ini masih menjadi kenangan didalam memori ingatan saya. Waktu itu saya dan teman-teman mau bermain layang-layang di sawah bersama. Tetapi saat itu ibu saya melarang saya bermain layang-layang  dan saya di suruh beres-beres rumah . Karna saya orangnya bandel saya tidak memperdulikan kata-kata ibu saya. Dan saya tetap melanjutkan bermain layang-layang di sawah bersama teman-teman. Karna saya dan teman-teman keasyikan bermain layang-layang saya tidak ingat waktu. Dan saya berbicara kepada teman saya untuk berhenti bermain layang-layang karena sudah menjelang sore. Saya dan teman-teman beranjak pulang kerumah masing-masing. Dan saat itu saya berbicara kepada teman-teman saya untuk berlari agar cepat sampai dirumah. Waktu itu saat saya berlari kencang tiba-tiba telapak kaki saya menginjak pecahan gelas kaca, lalu saya berhenti berlari dan sayapun menangis karna kesakitan. Teman saya lalu berlari kerumah saya untuk memanggil ibu saya, setelah ibu saya datang ketempat kejadian saya terkena pecahan gelas kaca, lalu ibu saya menggendong saya sampai rumah. Lalu ibu saya mengobati luka di telapak kaki saya yang terkena pecahan gelas kaca. Dan saya dimarahin ibu karena saya tidak mendengarkan kata-kata ibu saya. Setelah kejadian itu saya tidak akan mengabaikan kata-kata ibu saya lagi dan saya akan mematuhui apa yang disuruh ibu saya. Setelah saya mematuhi perintah ibu, ibu sya sangat senang karena saya todak bandel lagi.




Hikmah dari kejadian pengalaman pribadi saya adalah ibu saya senang karena saya mematuhi apa yang di perintah oleh ibu saya. Dan jangan pernah mengabaikan perkataan orang tua terutama ibu karena ucapan ibu adalah doa.